Ketapang,Kalbar|kibaunews.com – Bertempat di Pendopo Bupati Ketapang, Jalan KH. Agus Salim,Ketapang Kalimantan Barat, sebuah acara yang penuh makna dan kebersamaan berlangsung dengan sukses. Pada hari Senin pagi, 24 Maret 2025, diselenggarakan acara buka puasa bersama yang dirangkai dengan kegiatan silaturahmi dan pemberian santunan. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Pendekar Wira Utama, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP, M.Si, bersama Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Ketapang, Barisan Pendekar Wira Utama (BPWU), Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK), serta PLK Kabupaten Ketapang. Acara ini turut mengundang berbagai tokoh penting, antara lain Anggota Komisi V DPR RI, Bapak Boyman Harun, beserta timnya, serta sejumlah perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Ketapang dan komunitas lokal.
Sebagai bagian dari rangkaian acara yang penuh makna, prosesi penyambutan rombongan Bupati Ketapang beserta Bapak Boyman Harun diawali dengan sebuah persembahan seni silat yang memukau dari IPSI Ketapang. Para pendekar yang tergabung dalam IPSI menampilkan gerakan silat yang penuh tenaga dan keanggunan, mengiringi kedatangan rombongan di Pendopo Bupati. Pertunjukan seni silat ini tidak hanya menampilkan keindahan gerakan, tetapi juga menggambarkan semangat kebersamaan dan kekuatan yang menjadi ciri khas masyarakat Ketapang. Suasana pun semakin meriah dan khidmat, mencerminkan kedalaman budaya daerah yang begitu kental.
Bapak Boyman Harun, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan sambutan yang penuh semangat dan dukungan terhadap pembangunan Kabupaten Ketapang. Dalam pidatonya, beliau mengungkapkan, “Kami dari DPR RI sangat mendukung segala upaya yang dilakukan untuk kemajuan Ketapang. Selamat dan sukses kepada Pak Alexander Wilyo atas inisiatif luar biasa ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat mempererat hubungan antarwarga dan menciptakan kemajuan yang nyata bagi daerah ini.” Sambutan yang penuh apresiasi ini menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan di Ketapang.
Tak kalah penting, acara ini juga diwarnai dengan penyerahan bingkisan lebaran serta santunan untuk anak-anak yatim dan masyarakat kurang mampu. Santunan ini diserahkan secara simbolis kepada perwakilan anak-anak dan keluarga yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam menyambut bulan Ramadan yang penuh berkah. Sebagai salah satu wujud perhatian terhadap sesama, kegiatan ini berhasil menyentuh hati para peserta dan masyarakat yang hadir.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP, M.Si, yang juga merupakan Pendekar Wira Utama, dalam kesempatan ini menegaskan pentingnya silaturahmi dan peran serta seluruh masyarakat dalam memajukan Ketapang. “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi, menyapa para pendekar, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Ketapang menjadi lebih maju dan mandiri. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk saling mendukung dan bekerja sama demi kesejahteraan kita bersama,” ujarnya dengan penuh semangat.
Selain itu, KH. M. Abdul Quddus, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Fadhilah, yang juga hadir dalam acara tersebut, memberikan pesan yang dalam tentang pentingnya kerukunan antarwarga. Dalam pesannya, beliau mengingatkan bahwa hubungan antara pemerintah dan ulama adalah sangat penting, karena keduanya merupakan dua entitas yang saling melengkapi. “Pemerintah dan ulama itu ibarat saudara kembar. Ulama memiliki tugas untuk mengingatkan para pemimpin, dan saya mengajak kita semua untuk selalu taat pada pemimpin serta menjaga kerukunan di antara kita,” tegas beliau. Pesan ini menggugah kesadaran akan pentingnya kolaborasi antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan ketenteraman dan kemajuan bagi Kabupaten Ketapang.
Acara ini juga dihadiri oleh pejabat dari berbagai pimpinan partai politik, ormas, serta organisasi etnis, yang semakin menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kebersamaan. Keterlibatan berbagai pihak ini memberikan gambaran bahwa Ketapang adalah daerah yang penuh dengan potensi persatuan dan kebersamaan, di mana setiap elemen masyarakat berperan aktif dalam pembangunan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan gotong royong akan semakin tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat Ketapang. Semoga nilai-nilai kerukunan, persatuan, dan kerja sama yang dibangun dalam acara ini dapat menjadi landasan untuk mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan tokoh agama, Ketapang akan terus berkembang menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Sebagai penutup, para peserta acara sepakat untuk terus mempererat tali persaudaraan dan bekerja bersama dalam membangun Ketapang yang lebih baik. Semoga acara ini menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat kebersamaan dan persatuan, kita semua dapat meraih kemajuan yang gemilang bagi Kabupaten Ketapang.