Foto : Tangkapan Layar Media Daring Newsway.co.id
Banjarbaru,Kalsel|kibaunews.com – Sebuah kabar duka datang dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan, di mana Juwita (23), seorang jurnalis muda, diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh pacarnya sendiri, seorang oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL), berinisial J. Kejadian tragis ini terjadi pada Sabtu, 22 Maret 2025, dan hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar terkait motif dibalik peristiwa tersebut.
Juwita, yang lahir pada 11 Juni 2002, adalah seorang kontributor di Newsway.co.id dan mahasiswa jurusan Komunikasi di Universitas Islam Kalimantan (Uniska). Ia baru berada di tahap akhir studi, hanya tinggal menyelesaikan skripsi. Juwita dikenal sebagai sosok yang penuh semangat, baik dalam karir jurnalistiknya maupun dalam perkuliahan. Salah satu kegiatan terakhir yang ia ikuti sebagai jurnalis adalah buka puasa bersama awak media di lobi Mapolda Kalsel pada Kamis, 13 Maret 2025, yang kini menjadi kenangan terakhir bagi teman-teman seprofesinya.
Menurut informasi yang dihimpun, Juwita diketahui sedang menjalin hubungan dengan J, anggota TNI AL yang kini diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan. Rekan kerja dan keluarga korban mengungkapkan bahwa keduanya berpacaran dan berencana untuk menikah dalam waktu dekat. “Mereka berpacaran dan informasinya akan menikah dalam waktu dekat,” kata Devi, salah satu rekan kerja Juwita.
Komandan Detasemen Polisi Militer (Dan Denpom) Lanal Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald Ganap, mengonfirmasi bahwa pelaku dalam kasus ini adalah anggota Lanal Balikpapan berinisial J, yang berpangkat Kelasi Satu. “Kami mengonfirmasi bahwa benar telah terjadi kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Lanal Balikpapan berinisial J (23) terhadap korban saudari Juwita,” ujar Ronald Ganap dalam konferensi pers pada Rabu, 26 Maret 2025.
Penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk menggali kronologi lengkap kejadian, mengingat lokasi peristiwa berada di luar wilayah hukum Lanal Balikpapan. Penyidik juga tengah mencari tahu apakah J berada di Banjarbaru dalam rangka tugas atau perjalanan pribadi. “Kami masih mendalami hubungan antara korban dan tersangka serta motif di balik kejadian ini,” tegas Ronald Ganap.
TNI AL menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga Juwita atas kejadian ini dan menegaskan bahwa tidak akan ada upaya untuk menutupi kasus ini. “Kami atas nama TNI Angkatan Laut mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Jika terbukti bersalah, tersangka akan menerima sanksi dan hukuman yang setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku,” tambahnya.
Keluarga dan rekan-rekan korban merasa sangat kehilangan atas peristiwa tragis ini. Juwita adalah seorang jurnalis yang masih sangat muda dan memiliki potensi besar untuk berkembang di dunia media. Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi banyak orang, terutama keluarga dan teman-temannya yang mengenalnya sebagai sosok yang penuh dedikasi.
Penyelidikan kasus ini terus berlanjut, dan publik menantikan perkembangan lebih lanjut dari pihak berwenang. Semoga keadilan dapat ditegakkan, dan motif di balik pembunuhan ini segera terungkap.
Sumber :Newsway.co.id