Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Tambang Emas

VIRAL TIKTOK! Aktivitas Tambang Emas di Pematang Gadung, Diduga Dikelola Junaidi Alias Adi, Gunakan Mesin Dompeng dan Alat Berat

44
×

VIRAL TIKTOK! Aktivitas Tambang Emas di Pematang Gadung, Diduga Dikelola Junaidi Alias Adi, Gunakan Mesin Dompeng dan Alat Berat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

KETAPANG – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Pematang Gadung, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, kembali menjadi sorotan publik setelah beredarnya sejumlah video di media sosial Akun TikTok Vaa

Example 300x600

 

Dalam video yang beredar, terlihat suasana aktivitas di lokasi tambang pada malam hari dengan penerangan seadanya. Tampak sejumlah pekerja berada di sekitar area yang diduga merupakan lokasi pengolahan material tambang.

 

Video tersebut juga menampilkan peralatan yang diduga berkaitan dengan aktivitas tambang emas, seperti mesin sedot (dompeng) serta fasilitas sederhana di lokasi.

 

Menariknya, dalam unggahan tersebut terdapat tulisan yang berbunyi, “Yang punya usaha orang tuanya, yang dipanggil boss anaknya”, disertai tagar terkait tambang emas. Unggahan ini pun menuai beragam tanggapan dari warganet dan semakin memperkuat sorotan terhadap aktivitas tambang di kawasan yang dikenal masyarakat sebagai “Danau”.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, aktivitas tambang tersebut diduga dikelola oleh seorang pekerja bernama Junaidi alias Adi, yang disebut berasal dari Pontianak. Ia diduga menjalankan operasional tambang dengan dukungan beberapa unit mesin dompeng yang digunakan untuk menyedot material tanah guna mencari kandungan emas.

 

Selain itu, aktivitas penambangan juga disebut menggunakan alat berat jenis ekskavator yang didatangkan melalui sistem sewa. Penggunaan alat berat ini memungkinkan pengerukan tanah dilakukan secara masif dan lebih cepat, sehingga hasil tambang dinilai lebih maksimal dibandingkan metode tradisional.

 

Lebih lanjut, sumber yang enggan disebutkan identitasnya menyebutkan bahwa kegiatan tersebut diduga turut difasilitasi oleh seorang pemodal yang dikenal dengan sebutan “Aboi Danau”, yang disebut-sebut merupakan pengusaha asal Singkawang. Dukungan tersebut diduga meliputi penyediaan modal, peralatan, hingga kebutuhan operasional di lapangan.

 

Viralnya video di media sosial semakin memicu perhatian masyarakat terhadap keberadaan aktivitas PETI di wilayah tersebut. Sejumlah warga mengaku khawatir dengan dampak yang ditimbulkan, baik dari sisi lingkungan maupun sosial. Aktivitas tambang ilegal dengan penggunaan mesin dan alat berat berpotensi merusak ekosistem, mencemari sumber air, serta menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

 

Yang menjadi sorotan, hingga saat ini aktivitas tersebut disebut masih berlangsung tanpa adanya tindakan tegas dari pihak berwenang. Kondisi ini memunculkan persepsi di tengah masyarakat bahwa praktik pertambangan tanpa izin di wilayah tersebut seolah belum tersentuh hukum.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah terkait video viral maupun dugaan aktivitas tambang ilegal di Desa Pematang Gadung tersebut.

 

Masyarakat pun berharap adanya langkah konkret dan penegakan hukum yang tegas agar aktivitas yang merugikan lingkungan dan melanggar aturan dapat segera ditertibkan. Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa persoalan PETI masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Ketapang dan membutuhkan perhatian bersama dari semua pihak.

 

Sumber asal Berita: Akun tiktok Vaa.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *