Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Perkim LH ketapang

Publik Mempertanyakan Kebenaran Data Yang di Klaim Abdul Razak, Sehingga Dengan Berani Nya Membuat Stori whatsapp

43
×

Publik Mempertanyakan Kebenaran Data Yang di Klaim Abdul Razak, Sehingga Dengan Berani Nya Membuat Stori whatsapp

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

Ketapang _ Kontroversial yang muncul di kalangan publik tentang proyek proyek yang di jadikan stori oleh rajak kini di selalu menjadi perbincangan hangat, tak tanggung tanggung nama nama besar disebut Razak didalam unggahan stori whatsapp nya,

Example 300x600

Nama nama tersebut adalah para penguasa dan ketua DPRD Kabupaten Ketapang, namun ditengah kontroversi tersebut media sebagai kontrol sosial mencoba mengkonfirmasi keabsahan dari data yang disebut Razak, sungguh sangat disayangkan, razak seakan canggung untuk membuka semua polemik tersebut, saat awak media mengajukan beberapa pertanyaan tentang

– Siapa pemilik proyek jalan kelapa gading?
– Siapa Pemilik kegiatan gg utin hidayatannur?
– Apa saja Paket proyek milik syaidiannur?

Pertanyaan pertanyaan tersebut tidak mendapat kan jawaban yang memuaskan namun justru melemparkan tanggung jawab untuk menjelaskan nya kepada Bappeda.

“Kelapa gading yang perlu dipermaslahkan, ttg adanya dua judul dalam satu jalur atw lokasi artinya pemecahan paket”
” Law Saydiannur, pokir diletakan diluar dapil anggota dewan tsbt” Jawab razak

Jawaban yang membuat sebagian masyarakat bingung dengan pernyataan dan stori whatsapp Razak.
“Konfirmasi k Andre Religion Kabid Perencanaan strategis Bappeda Ktp, 2minggu lalu sudah pindah” Lanjut Razak

Terkait jawaban tersebut justru menimbulkan polemik baru, kenapa harus melempar nya ke Bappeda sedangkan yang membuka polemik adalah abdul razak,
Valid atau tidak nya pernyataan razak sungguh diragukan publik. Namun razak bergeming bahwa data yang dia miliki sangat valid, namun yang mengeluarkan data tersebut adalah Bappeda

” VALID, Yg ngeluarkan datakan paket2kan bappeda, eksekusinya dinas perkim, terkait judul judul tsbt” Pungkas nya
“Law dak valid mana saya berani” Tutup nya.

Publik seakan terus dibuat bingung dengan jawaban dari Razak dan cenderung meragukan kebenaran dari data yang dia punya,
Jika memang benar kenapa takut untuk mengungkap kan kebenaran,

Saat ditanya kembali kenapa hanya Bupati dan DPRD yang terus terusan di sebut dalam pemberitaan sedangkan Wakil Bupati tidak disebutkan, Razak mengklaim bahwa Wabup yang sekarang itu baik dengan dirinya sedangkan yang disebut didalam stori nya tersebut adalah Bupati dan Wabup sebelum nya, sedangkan Sekda PD3 yang di sebutnya Sekda dulu yang sekarang menjadi Bupati.

“Wabup yang sekarang itu baik, Itu bupati & wabup periode sblmnya,Ini yg kt pepet PD3 sekda dulu, yg skrg jd Bupati,” Jelas razak

Dengan pernyataan tersebut justru akan menjadi kntroversial bahwa siapa yang baik akan di lindungi dan yang tidak baik dengan dirinya akan di ungkap kebenaran nya.

Harus nya jika data yang dimiliki Abdul Razak Valid kebenaran nya tidak lagi harus melempar pernyataan agar bertanya ke Bappeda, hal seperti ini tentu nya membuat publik ragu dan cenderung Stori yang di posting di whatsapp pribadi nya tidak memiliki dasar.

Redaksi membuka ruang hak jawab kepada pihak pihak yang disebut dalam berita ini, sesuai aturan undang undang no 40 Tahun 1999.

Tim Red : KN, JK.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *